Akses ke kredit dan skema pembiayaan yang fleksibel adalah kunci pendorong penjualan mobil di Asia. Berbagai skema kepemilikan mobil, mulai dari kredit konvensional jangka panjang hingga skema sewa-guna-usaha (leasing) dan langganan (subscription), menjadi sangat populer.
Kredit mobil jangka panjang (hingga 7-8 tahun) sangat umum di beberapa negara Asia Tenggara, karena membantu mengurangi beban cicilan bulanan, membuat mobil lebih terjangkau bagi pembeli pertama. Namun, ini juga meningkatkan risiko utang konsumen.
Tren baru adalah skema langganan mobil, di mana konsumen membayar biaya bulanan yang mencakup asuransi, pemeliharaan, dan depresiasi. Skema ini menarik bagi kaum muda yang menginginkan fleksibilitas dan tidak ingin terikat pada kepemilikan aset jangka panjang.
Inovasi FinTech juga berperan, dengan layanan pembiayaan digital dan penilaian kredit yang lebih cepat, mempermudah proses pembelian mobil. Pasar pembiayaan otomotif yang dinamis ini sangat penting untuk mendukung pertumbuhan industri secara keseluruhan.
Tren kredit dan skema pembiayaan mobil di Asia didominasi oleh kredit jangka panjang untuk menekan cicilan dan skema langganan (subscription) yang menarik bagi kaum muda karena fleksibilitasnya.

